” Semua yang kau rindu

Semua menjadi abu

Langkahmu tak berkawan

Kau telah sia siakan

Waktu yang kau tahu

Waktu yang berlalu

Ingatmu kau merayu

Ingatnya kau berlalu

Sendu melagu “

 Pertama kali denger lagu ini yang ada hanyalah diulang-ulang, mencoba menghayati, lompat-lompat sambil gaya megang gitar Fender Telecaster dan ngisi dibagian melody lagu, ditambah nyanyi sambil ngajak audience buat ikutan nyanyi, itu adalah salah satu keinginan untuk manggung entah kapan tapi dengan karya ciptaan sendiri. Mungkin nggak segila itu banget untuk pertama kali denger lagunya, cuma pertama itu bikin jatuh cinta sama band yang nyiptain lagu yang berjudul ” Sendiu melagu ” yaitu Barasuara. Setelah berkali-kali denger lagu ini ngebuat saya mikir kalau….

 “Saya iri, saya takjub, iri bahwa lagu ini dateng dari salah satu insan dan seniman yang sudah bertahun-tahun melalang buana dan bukan dari saya yang tentunya hanya seniman yang masih belajar, takjub karena susunan nada yang cukup menyayat ini berhasil menyihir seluruh badan dan indera saya saat mendengerkannya memakai headset dalam diam dan berpikir”

 Yang terpikir saat mendengarkan lagu ini yaitu seperti pernah  merasa berbulan-bulan jalan dengan kesendirian, bahkan sedari lahir pun memang sudah sendiri, keluarga hanyalah penghias akan rasa syukur yang luar biasa, akan arti bahagia yang terdalam. Sisanya memang ditemani dengan dengam hujatan, celaan, harapan yang sudah terpuruk akan sapanya terhadap seseorang, serta sahabat atau teman yang sudah tidak sevisi dan semisi ada namun  hanya jadi cerita dongeng, serta banyak lagi hal yang membuat jatuh. Namun, bait-bait terakhirnya menjadi tendangan akan hidup yang cukup galak ini. Sendunya bukan sembarang sendu , karena sendunya tercipta dari lubuk hati dan jujur. Berjuang dalam hidup lalu disampaikan melalui sebuah lagu andalah cara paling bijak dalam bersyukur, itu menurut saya. Dan terbukti salah satu seniman yang satu ini berhasil mewujudkannya dalam jatuh bangunnya dalam berkarya di kancah musik Indonesia.

Teruntuk Iga Massardi yang menciptakan lagu-lagu di Barasuara saya amat sangat berterimakasih, karena karyamu membanggakan dan semoga bisa menjadi tautan akan karya-karya yang saya ciptakan nantinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s