Dingin malamnya,

nyenyak lelap ini,

membuat kamu menjadi mimpi utama,

menjadi sajak dalam lamunan diri.

Hari itu terpikir,

dengan teman alunan gitar bersuara minor.

Kamu bukanlah yang selalu menjadi kekhawatiranku,

menjadi gusar berbuah gundah.

Lara berbisik, sukma serasa bergetar.

Bisa saja kamu bukanlah yang datang dengan arti jodoh.

Karena jodoh bisa saja kematian,

itu tertulis di ujung cerita setiap insan.

Dekat datang dengan pasti.

Jauh mendampingi dengan khidmat,

yang jauh hanyalah masa lalu.

Tak terhenti berdampingan akan ujungnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s