Keluh dengan Waktu

Keluh dalam pikir melayang sudah.

Resah cerita akan datang mulai ada,

ada mengelabui dengan perlahan.

Terguyur waktu sudah dahaganya.

Berjalan lah sang waktu.

Ibarat dibuai, aku terbuai.

Terbuai dengan sekotak rokok dan sebotol minuman alkohol.

Seperti itu rasanya.

Kedua kali, sang waktu berkeliling.

sambil menghunus pedang di pangkal leher,

tanpa ampun, tanpa harus menunggu.

Sia-sianya berkecambuk.

Ketiga, sudah datang saja.

Ditawari dengan bergejolak semuanya.

Hidup seperti lukisan Raden Saleh,

nyata dengan bergelimang keindahan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s