Djournal Coffee (Grand Indonesia)

Dalam seminggu aku dua kali mengunjungi Coffee Shop  yang sama, keduanya memang karena ada perlu di salah satu tempat perbelanjaan terbesar di pusat Kota, karena letak Coffe Shopnya memang ada pusat perbelanjaan tersebut. Diawali dengan hari dimana awal minggu-minggu yang akan melelahkan dimulai dan  diakhiri dengan minggu akhir yang dibuat santai dengan jalanan yang padat, seperti itu memang aku menghabiskan waktunya di Coffee Shopnya, ditemani dengan cerita dari beberapa orang yang berbeda. Hari pertamanya aku diajak bicara tentang cerita dari sudut padat seorang perempuan, dan saat kedua kalinya aku berkunjung di Cofee Shop itu aku juga mendengar cerita dari sudut pandang seorang lak-laki. Sama-sama tentang dilema dan perjuangan, kehidupan, kepergian, cinta, serta waktu yang terus berjalan mengiringi tiap individu dari kita memahami cerita yang ada di dunia ini.

 

Berbeda cerita dan individu, namun di Coffe Shop yang sama. Ada saja yang bisa aku petik dari keduanya, karena memang cerita dari masing-masing sahabat ini memberi aku akan sebuah cerita lagi, sebuah inspirasi sambil meneguk secangkir Kopinya. Waktu pertama aku mengunjungi Coffee Shop tersebut adalah saat siang, saat dimana jam makan siang ibu kota mengiringi obrolan, aku memesan Cappucino hangat dengan manis yang tidak seperti biasanya. Terkesan tidak seperti biasanya karena aku memesan espresso hitam dengan campuran susu tersebut, namun cocok untuk siang itu yang mengingatkan aku kepada rindu dari orang yang telah pergi, kepada rasa penasaran, serta kelucuan banyak hal yang aku bahas bersama sahabatku ini, ia perempuan yang sudah lama aku kenal dengan segala keunikannya. Teman berbincang yang jika aku ingin minta pendapat dari sudut pandang perempuan tentang beberapa aspek kehidupan.

 

 “Dari hari itu memang benar-benar mengingatkan aku terhadap hal yang aku rindu dalam secangkirnya.”

 

Saat kedua kalinya aku mengunjungi Coffe Shop ini yaitu pada saat malam hari di akhir pekan. Diiringi pemandangan kesibukan orang kota pada saat malam hari di sebuah minggu yang menyibukan mereka akan indahnya waktu. Aku memesan Long Black dengan es dan tanpa gula, tidak seperti biasa juga aku memesan secangkir Kopi hitam yang dingin. Hari itu aku mulai dengan pembahasan yang tidak biasa juga, ada pulpen serta surat untuk nantinya diucapkan kepada yang terkasih sedari sahabatku ini. Ia sudah lama mendambanya, bilangnya kepadaku seperti itu, tulus,  tanpa alasan yang sangat pasti, dari hati dan tanpa pamrih, dewasa seperti ketenangan malam di sudut Ibu Kota. Maka, obrolanku hari itu berakhir dan mengingatkanku akan perjuangannya, mimpi-mimpi seorang sahabat, serta beberapa hal yang ia tanam demi hari-hari kedepannya yang ia yakini akan selalu ada hari dimana tiap dari kita mendapatkan sesuatu hal yang pantas didapatkan.

 

“Obrolan hari itu, cukup memberi penyegaran terhadap mimpi serta cinta bukan luka”

  Sambil meneguk Kopi terakhir malam itu, aku cukup bisa membagi banyak cerita dari sudut pandang seorang laki-laki yang mencari-cari banyak arti kehidupan. Dari keduanya memang dengan pesanan yang berbeda, perbincangan yang berbeda, hari yang berbeda namun di tempat yang sama dengan orang-orang yang sekiranya dipercaya, ternyata mendapatkan banyak hal yang bisa aku renungi, tentunya renungan akan cerita yang lebih baik lagi untuk kedepannya. Hal ini pun aku iringi doa untuk sahabat laki-laki yang sedang berjuang dengan cintanya, serta untuk sahabat perempuan yang juga sama sedang berjuang dengan cintanya yang kala itu menemani cerita di Coffe Shop yang sama, namun berbeda hari.

Malam itu pun tidak terasa sudah terdengar takbir untuk menyambut Idul Adha, terdengar dari sudut Coffe Shop, dan obrolan malam itu pun harus diakhiri untuk pulang dengan esoknya bisa diharapkan akan membawa banyak hal yang bisa diceritakan kembali.

Jakarta 10, September 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s