terbentur-terbentuk

 

Tiba-tiba saya teringat dengan kata-kata dari Tan Malaka, salah satu pemuda penggerak kemerdekaan. Sangat menggugah, saya merasakan dengan kata-katanya. Penekanan  bagi diri saya, yang beberapa bulan ini bekerja dan menerima sebuah tanggung jawab. Entah yang salah siapa, pihak yang memberi kepercayaan kepada saya, atau diri saya, atau sesuatu hal yang belum saya ketahui.

Ternyata yang tidak diharapkan terjadi juga, saat kepercayaan runtuh, dan runtuh begitu saja. Harap tak tentu, ingin suka tapi ya apa daya harus ditelan pahit-pahit. Seakan cita-cita saya berhenti, entah saya harus terbentur berapa kali lagi agar terbentuk. Entah sekarang cukup bingung, namun masih terselip rasa syukur. Karena dibalik sebuah kejadian akan selalu ada hikmah yang yang bisa dipetik.

Satu persatu apa yang saya rasakan ternyata lagi-lagi dihujani beribu pertanyaan, termasuk yang satu ini. Tapi melihat banyak role model yang ada, bahwa memang hidup akan terus berjalan dan tidak mudah untuk mencapai sesuatu yang selama ini memang diimpikan.

“Mumpung diumur segini, aku hanya bisa terus berjalan, terjatuh sudah biasa, namun bangkit lagi untuk nantinya terbentuk, tentu akan merasakan pembuktiaan yang paling pantas.”

Ocehan ini bukan saja hasil dari lamunan, tapi juga buah pikiran yang hanya terpikir sembari saya meminum teh hangat, dan tumben sekali meminum teh, atau kopi hanya untuk esok yang lebih baik…. semoga. Selamat terbentur untuk terbentuk!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s