Catatan Resah, Iklan, dan Kopi Hitam

Ilustrasi (foto ihanifiqbal)

“I have many sleepless nights, gue khawatir terhadap mimpi-mimpi gue sendiri, mimpi-mimpi yang terlalu besar, terlalu ambisius.”

Kutipan tersebut saya dengar dari salah satu iklan kreatif, dibintangi oleh satu anak muda kreatif yang Indonesia punya. Catatan saya beberapa bulan setelah kelulusan kuliah adalah hal ini. Yang kerap terjadi pada diri saya, dan selalu terpikir di malam hari saat ada deadline kerjaan ataupun hanya ditemani musik. Belum lagi, seruputan kopi hitam pada sore hari menambah tak bisa tidur akan malamnya.

Masih muda dan bergejolaknya idealisme dalam diri, obsesi yang melambung tinggi menjadi pendukung dari keyakinan tersebut. Saya terus berjalan tanpa, tanpa menghiraukan bahwa yang terjadi ke depan terkadang tidak selalu bisa membuat semua yang diinginkan pasti berjalan dengan lancar. Jatuh bangun memang membuat saya kerap masih berpikir panjang untuk berjalan lagi, karena adanya pihak yang tak terduga misalkan. Mereka yang tidak terduga datang menampar bahwa akan realita yang ada. Banyak yang menjatuhkan namun tidak sedikit juga yang membantu. Di era sekarang, menurut saya adalah era dimana saya harus terus bertahan tanpa harus berlama-lama akan malas dari melangkah karena habis terjatuh.

“Banyak jalan menuju Roma”

Sering terdengar akan kutipan tersebut, kutipan entah dari mana pastinya. Tapi memang bisa jadi benar selama kita mau terus melangkah dan tidak lupa dengan sang pencipta. Jangan mulai berjalan jangan dengan sombong, selalu ingat dengan yang menciptakan dunia ini, itulah yang selalu ditanamkan orang tua saya. Hal ini menjadi salah satu pacuan untuk tidak mau menyerah dengan kondisi yang ada. Satu hal lagi yang bisa membuat rasa khawatir akan mimpi-mimpi besar saya hilang.Yaitu adalah saat saya bangun tidur, mengawalinya dengan pagi hari, selalu ada banyak hal sederhana yang bisa membaut saya bersyukur. Tenang dan tidak panik, lalu siap menjalani setiap harinya dengan doa.

Menerima banyak saran serta kritikan adalah hal yang bisa menjadi cambuk bagi diri. Setiap saya membuat sesuatu yang menginspirasi, setiap itu juga saya harus menampung ide dan masukan dari banyak pihak. Tentu tujuannya adalah untuk menjadikan sesuatu yang kita buat, nantinya akan menjadi lebih baik. Banyaknya tantangan juga membuat saya terus berpikir untuk berinovasi, menjadi copy writer iklan seperti yang saya jalani sekarang memang tidak mudah. Tapi dari pekerjaan itu saya terus belajar untuk mengolah, untuk melatih kepekaan terhadap banyak hal.

Adapun sebuah kutipan di atas saya dapat dari iseng-isengnya mencari iklan yang menginspirasi. Jadilah saya menemukan iklan ini. Cukup menampar, namun membuat saya terhipnotis dengan keadaan sekarang. Keadaan dimana saya harus bangun dari tidur, melupakan lara yang membekas, keadaan dimana saya harus terus berkarya dengan passion, keadaan dimana saya harus membuktikan bahwa mimpi saya adalah mimpi yang tidak bisa dipandang sebelah mata.  Hidup cuma sekali, saya harus memanfaatkan waktu yang ada, harus berselaras dengan tantangan. Toh tantangan yang ada adalah yang diberikan dan bisa diselesaikan.

“Dan satu lagi, terselip akan mimpi saya bisa bertemu dan berjalan dengan perempuan yang sedari sudah lama saya impikan, pokoknya adalah… saya tidak harus menyebutkan nama,lokasi, dan lain-lain, cukup dalam doa.”

Advertisements

2 comments

  1. Jilly Rose · March 25

    Dan gantian gua yg setela baca ini kek ditampar haha

    Like

    • bacakopi · March 26

      Kenapa dah Jil? I always listen klo lo mau cerita ._.V?

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s